Tampilkan postingan dengan label monster. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label monster. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 Desember 2013
Kerangka Monster Laut ditemukan di Cina
Di Cina, para nelayan menemukan kerangka raksasa yang menyerupai seekor naga. Media menyebutnya "Monster Laut". Benarkah itu?
Ini berita minggu ini yang cukup menarik. Di propinsi Shandong, Cina, sekelompok nelayan menemukan sebuah kerangka yang cukup besar. Panjangnya sekitar 3,5 meter. Total ruas tulang yang dimiliki berjumlah 153 buah.
Kerangka itu ditemukan oleh nelayan di Qingdao tanggal 28 Maret 2013. Karena bentuknya yang menyerupai seekor ular, atau dalam hal ini naga, maka para penduduk lokal berkumpul untuk menyaksikan penemuan itu. Bahkan stasiun televisi lokal segera mengirim reporter untuk meliput.
Sebagian orang percaya kalau kerangka ini adalah sebuah tipuan karena warna dan kondisi kerangka ini. Tidak dijelaskan mengapa warna dan kondisi kerangka ini menjadi dasar untuk menyebutnya sebagai hoax.
Beberapa orang lagi percaya kalau kerangka ini adalah kerangka mamalia darat atau hewan lain seperti ular. Sebagian lagi menyatakan kalau kerangka itu adalah kerangka hiu, terutama jenis frilled shark yang memang sangat sesuai dengan bentuk kerangka tersebut.
Benarkah demikian? Bisakah kita mengidentifikasi kerangka monster laut yang satu ini?
Untuk awalnya, ini foto frilled shark.
Kalian bisa melihat kemiripannya dengan kerangka tersebut. Badan panjang seperti ular dan kepala pipih, persis seperti kerangka tersebut. Namun sayangnya, kita tidak punya contoh kerangka frilled shark sehingga kita tidak bisa membandingkannya.
Namun, saya rasa kita tidak perlu putus asa karena kerangka tersebut kemungkinan memang bukan milik seekor frilled shark.
Mengapa?
Begini, anggaplah kerangka itu bukan tipuan dan memang kerangka seekor monster laut. Ketika melihatnya, bisakah kalian melihat apa yang kurang pada kerangka tersebut? Maksud saya, apa yang seharusnya ada, namun tidak ada?
Setiap makhluk berukuran besar memiliki mulut. Bahkan walaupun makhluk cryptozoology sekalipun. Nah, pertanyaannya adalah: Dimanakah tulang rahang makhluk tersebut?
Tulang rahang itu tidak ada.
Yang harus kita lakukan adalah merekonstruksi kerangka tersebut dan berusaha menerka jenis makhluknya. Sama seperti seorang paleontolog yang mencoba untuk merekonstruksi bentuk tubuh seekor dinosaurus dari kerangka yang tidak lengkap.
Lalu darimana kita mulai? Kita akan mulai dari yang paling sederhana.
Jika kita diminta untuk menyebutkan makhluk-makhluk laut yang berukuran besar, apa yang segera muncul di pikirkan kita?
Ini berita minggu ini yang cukup menarik. Di propinsi Shandong, Cina, sekelompok nelayan menemukan sebuah kerangka yang cukup besar. Panjangnya sekitar 3,5 meter. Total ruas tulang yang dimiliki berjumlah 153 buah.


Sebagian orang percaya kalau kerangka ini adalah sebuah tipuan karena warna dan kondisi kerangka ini. Tidak dijelaskan mengapa warna dan kondisi kerangka ini menjadi dasar untuk menyebutnya sebagai hoax.
Beberapa orang lagi percaya kalau kerangka ini adalah kerangka mamalia darat atau hewan lain seperti ular. Sebagian lagi menyatakan kalau kerangka itu adalah kerangka hiu, terutama jenis frilled shark yang memang sangat sesuai dengan bentuk kerangka tersebut.
Benarkah demikian? Bisakah kita mengidentifikasi kerangka monster laut yang satu ini?
Untuk awalnya, ini foto frilled shark.

Namun, saya rasa kita tidak perlu putus asa karena kerangka tersebut kemungkinan memang bukan milik seekor frilled shark.
Mengapa?
Begini, anggaplah kerangka itu bukan tipuan dan memang kerangka seekor monster laut. Ketika melihatnya, bisakah kalian melihat apa yang kurang pada kerangka tersebut? Maksud saya, apa yang seharusnya ada, namun tidak ada?
Setiap makhluk berukuran besar memiliki mulut. Bahkan walaupun makhluk cryptozoology sekalipun. Nah, pertanyaannya adalah: Dimanakah tulang rahang makhluk tersebut?
Tulang rahang itu tidak ada.
Apa maksud saya dengan semua ini? Maksud saya adalah, kerangka tersebut tidak lengkap karena tidak ada tulang rahang di kepalanya.
Dan jika kerangka tersebut tidak lengkap, kita tidak boleh berusaha mengidentifikasinya hanya dengan melihat bentuknya yang sekarang. Jadi kita tidak perlu mencari makhluk yang terlihat mirip dengan kerangka tersebut (Seperti frilled shark atau ular). Yang harus kita lakukan adalah merekonstruksi kerangka tersebut dan berusaha menerka jenis makhluknya. Sama seperti seorang paleontolog yang mencoba untuk merekonstruksi bentuk tubuh seekor dinosaurus dari kerangka yang tidak lengkap.
Lalu darimana kita mulai? Kita akan mulai dari yang paling sederhana.
Jika kita diminta untuk menyebutkan makhluk-makhluk laut yang berukuran besar, apa yang segera muncul di pikirkan kita?
Saya memikirkan dua, yaitu Paus dan Hiu.
Karena panjang kerangka tersebut hanya 3,5 meter, maka kita akan mulai dari Hiu.
Mungkin diantara kalian masih ada yang merasa aneh dan berpikir seperti ini: "Tunggu, untuk apa susah-susah memeriksa kerangka ikan Hiu. Jelas kerangka itu tidak mirip kerangka seekor ikan!"
Saya bisa mengerti. Soalnya kebanyakan orang, ketika membayangkan kerangka ikan, mereka akan memikirkan ini:
Karena panjang kerangka tersebut hanya 3,5 meter, maka kita akan mulai dari Hiu.
Mungkin diantara kalian masih ada yang merasa aneh dan berpikir seperti ini: "Tunggu, untuk apa susah-susah memeriksa kerangka ikan Hiu. Jelas kerangka itu tidak mirip kerangka seekor ikan!"
Saya bisa mengerti. Soalnya kebanyakan orang, ketika membayangkan kerangka ikan, mereka akan memikirkan ini:


Bukan itu saja, untuk ekor pun kita memiliki kesamaan.

Jadi, mari kita bandingkan dengan contoh tengkorak hiu berikut ini, lengkap dengan tulang rahang.



Jadi kita bisa menyimpulkan kalau kerangka "monster laut" tersebut sesungguhnya adalah seekor Hiu, kemungkinan seekor hiu putih seperti sketsa di atas.
Dengan demikian bukti yang didapat sudah cukup kuat dan kita tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk meneliti kerangka paus.
Kesalahpahaman seperti ini biasa terjadi jika tidak memahami anatomi makhluk hidup. Kasus sama juga pernah terjadi beberapa kali ketika sebagian orang mengira menemukan kerangka seekor seekor naga berkaki enam atau Gajah Mina yang pada kenyataannya hanyalah kerangka seekor Paus.
Dengan demikian bukti yang didapat sudah cukup kuat dan kita tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk meneliti kerangka paus.
Kesalahpahaman seperti ini biasa terjadi jika tidak memahami anatomi makhluk hidup. Kasus sama juga pernah terjadi beberapa kali ketika sebagian orang mengira menemukan kerangka seekor seekor naga berkaki enam atau Gajah Mina yang pada kenyataannya hanyalah kerangka seekor Paus.
Namun terima Kasih untuk internet, kita tidak perlu mempelajari satu set ensiklopedia untuk memecahkan kasus ini.
sumber
Senin, 23 Desember 2013
9 Monster Sungai yang Hidup di Perairan Dunia
1. African Lungfish

Makhluk sungai yang cukup aneh menurut saya. Bagi orang yang belum pernah melihatnya, pasti akan mengira makhluk ini sebagai monster karena bentuknya yang menyeramkan.
Namun, meskipun bentuknya mengerikan, hewan ini sama sekali tidak berbahaya. Ikan ini beradaptasi dengan lingkungannya yang kurang oksigen, sehingga membuat ikan ini jarang terlihat oleh manusia.
2. Goliath Tigerfish
Namun, meskipun bentuknya mengerikan, hewan ini sama sekali tidak berbahaya. Ikan ini beradaptasi dengan lingkungannya yang kurang oksigen, sehingga membuat ikan ini jarang terlihat oleh manusia.
2. Goliath Tigerfish

Mendengar namanya saja, kita sudah tahu jika makhluk ini bukan makhluk sembarangan. Dengan panjang mencapai 1,5 meter lebih dan gigi yang tajam, tentu banyak orang yang takut dengan tampang seram ikan ini.
Goliath Tigerfish merupakan varian terbesar dalam keluarga Tigerfish, dan merupakan predator yang hebat. Ikan ini terkenal akan kekuatan dan kecepatannya.
3. Vampire Piranha
Goliath Tigerfish merupakan varian terbesar dalam keluarga Tigerfish, dan merupakan predator yang hebat. Ikan ini terkenal akan kekuatan dan kecepatannya.
3. Vampire Piranha

Piranha Vampir merupakan kerabat dekat dari ikan piranha yang terkenal dari sungai Amazon. Ikan ini dinamakan vampir piranha karena gigi taringnya yang dapat mencapai 6 inci. Ikan piranha yang jarang diketahui ini hidup di sungai Orinoco, Venezuela.
4. Mekong Giant Catfish
4. Mekong Giant Catfish

Pasti sebagian besar pembaca sudah mengetahui ikan yang satu ini. Ikan yang hampir mirip dengan hiu paus ini merupakan ikan air tawar terbesar yang pernah ditemukan dan berasal dari China. Ukuran terbesarnya lebih mendekati paus ketimbang ikan air tawar pada umumnya.
5. Bagarius Yarelli
5. Bagarius Yarelli

Dikenal juga sebagai “Yeti dari sungai” atau Ikan lele pemakan daging. Ikan ini mempunyai gigi – gigi tajam dengan panjang mencapai 1 inci. Bahkan, ikan yang habitatnya tersebar di beberapa negara di Asia ini dikatakan suka memakan daging manusia, walaupun masih sebatas rumor.
6. Alligator Gar
6. Alligator Gar

Makhluk sungai yang satu ini tampak seperti perpaduan antara alligator dengan ikan. Hewan yang hidup di Amerika Utara ini jarang berburu mangsa, namun menunggu mangsa yang lewat di depan mulutnya, kemudian ia menerkamnya dengan kecepatan yang luar biasa.
7. Pirarucu

Sekilas Pirarucu mirip sekali dengan ikan arwana yang terkenal di Indonesia, ikan ini pun memiliki kesamaan dengan ikan arwana, yaitu sama – sama suka melompat ke udara untuk berburu maupun menghirup udara. Ikan ini sejatinya tidak berbahaya, namun jika merasa terancam, ia akan menggunakan kepalanya untuk senjata pertahanan diri.
8. Chinese Paddle Fish
8. Chinese Paddle Fish

Ikan yang berasal dari China ini memang unik. Banyak orang yang mengatakan jika ikan ini adalah ikan dengan wajah terburuk di dunia. Meskipun mendapat julukan sebagai Raja Sungai Yangtze, namun ikan ini diduga telah punah.
9. Piraiba Catfish
9. Piraiba Catfish

Ikan yang panjangnya bisa mencapai 3 meter dengan berat 272 kg ini membuat takut sebagian besar pemancing. Ikan ini terkenal akan kekuatannya, bahkan ikan ini dikatakan mampu membuat seorang manusia tenggelam karena kekuatannya.
Banyak rumor yang beredar jika penyebab pemancing – pemancing yang hilang ketika memancing di sungai adalah karena diseret oleh ikan ini kedalam sungai hingga tenggelam.
Ternyata sungai pun tidak kalah dengan lautan, banyak makhluk – makhluk unik hidup disini. Walaupun bentuk – fisik mereka terbilang unik dan aneh, namun tidak bisa dipungkiri lagi jika bumi masih menyimpan banyak potensi yang belum ditemukan olah manusia.
Banyak rumor yang beredar jika penyebab pemancing – pemancing yang hilang ketika memancing di sungai adalah karena diseret oleh ikan ini kedalam sungai hingga tenggelam.
Ternyata sungai pun tidak kalah dengan lautan, banyak makhluk – makhluk unik hidup disini. Walaupun bentuk – fisik mereka terbilang unik dan aneh, namun tidak bisa dipungkiri lagi jika bumi masih menyimpan banyak potensi yang belum ditemukan olah manusia.
Sumber
Jumat, 22 November 2013
Foto monster Danau Mascardi

Seorang pria mengirim sebuah foto kepada sebuah surat kabar. Ia mengatakan bahwa Foto tersebut diambil di danau Mascardi, Argentina. Foto itu memperlihatkan satu sosok makhluk hidup menyerupai ular yang belum pernah dilihat sebelumnya. Apakah makhluk itu adalah seekor monster danau yang baru muncul ? ataukah makhluk itu adalah nahuelito yang legendaris ?
"Ketika aku melihat makhluk itu menyelam, aku mengira makhluk itu adalah seekor berang-berang. Namun ketika kepalanya muncul ke atas permukaan air, aku terkejut. Hewan itu belum pernah kulihat sebelumnya dan aku menjadi ketakutan ." Kata sang pengirim foto.
Spekulasi muncul bahwa makhluk itu adalah Nahuelito yang legendaris. Nahuelito adalah makhluk air yang sering terlihat di danau Nahuel Huapi di Argentina. Penampakan Nahuelito pertama kali terjadi pada tahun 1910 ketika George Garret menulis kesaksiannya bahwa ia melihat seekor makhluk sepanjang sekitar 5-7 meter di danau Nahuel Huapi.
Selain danau Nahuel Huapi, makhluk aneh juga sering terlihat di danau-danau lainnya di Argentina. Sebelumnya, pada tahun 1897, Dr. Onelli, direktur taman Zoologi Buenos Aires menerima laporan mengenai adanya makhluk aneh yang menghuni Lagos Patagonicos dan mulai mengorganisir tim untuk melakukan ekspedisi pencarian. Namun ekspedisi itu tidak menghasilkan sesuatu.
Pada tahun 1960, Angkatan laut Argentina mengakui menjumpai objek bawah air di wilayah perairan Argentina selama 18 hari berturut-turut tanpa dapat mengidentifikasinya. Hipotesis yang paling populer tentang Nahuelito adalah bahwa ia adalah seekor plesiosaurus yang selamat. Sama seperti Nessie di Lochness. Mungkin suatu hari monster danau Mascardi akan menjadi sama legendarisnya dengan Nessie.
Baca juga Kerbau Berbentuk Alien Lahir Di Thailand
Dapatkan Update Terbaru dari Kami Gratis atau Mau Berkomentar? Silahkan Follow Twitter Blog ini @blackberrism atau Klik di sini, Untuk Facebook like Di sini. Komentar, Mention dan Retweet anda akan Otomatis Tampil Di Halaman Depan Blog ini. Mari Berteman dengan Pengunjung yang lain. Terimakasih
Sumber:http://xfile-enigma.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)